Windows Defender merupakan antivirus bawaan yang tersedia pada sistem operasi Windows 10. Antivirus ini dikembangkan oleh Microsoft untuk membantu melindungi komputer dari berbagai ancaman, seperti virus, malware, spyware, ransomware, dan aplikasi berbahaya lainnya.
Banyak pengguna mencari download Windows Defender Windows 10 64-bit karena ingin memasang atau mengaktifkan kembali fitur keamanan tersebut. Namun, perlu diketahui bahwa pada Windows 10 64-bit, Windows Defender umumnya sudah terintegrasi langsung ke dalam sistem operasi. Jadi, pengguna biasanya tidak perlu mengunduh aplikasi antivirus ini secara terpisah.
Pada versi Windows 10 modern, Windows Defender dikenal sebagai bagian dari Microsoft Defender Antivirus dan dapat diakses melalui aplikasi Windows Security.
Apa Itu Windows Defender?
Windows Defender adalah perangkat lunak keamanan bawaan dari Microsoft. Fungsi utamanya adalah memberikan perlindungan terhadap berbagai ancaman keamanan yang dapat menyerang komputer.
Beberapa fitur utama yang tersedia antara lain:
- Perlindungan terhadap virus dan malware.
- Real-time protection.
- Perlindungan berbasis cloud.
- Pemindaian cepat atau Quick Scan.
- Pemindaian penuh atau Full Scan.
- Pemindaian folder atau file tertentu.
- Perlindungan terhadap ransomware.
- Firewall dan network protection.
- Proteksi terhadap aplikasi atau situs berbahaya.
Karena sudah menjadi bagian dari Windows 10, Windows Defender dapat langsung digunakan setelah sistem operasi selesai diinstal.
Apakah Windows Defender Bisa Di-download Untuk Windows 10 64-bit?
Jawabannya, Windows Defender tidak perlu di-download secara terpisah seperti aplikasi antivirus biasa.
Jika Anda menggunakan Windows 10 64-bit yang resmi dan telah diperbarui, Microsoft Defender biasanya sudah tersedia secara otomatis.
Untuk mengeceknya, ikuti langkah berikut:
- Klik tombol Start.
- Buka Settings.
- Pilih Update & Security.
- Klik Windows Security.
- Pilih Virus & threat protection.
Jika halaman tersebut terbuka, berarti Windows Defender atau Microsoft Defender sudah tersedia di komputer Anda.
Cara Mengaktifkan Windows Defender Di Windows 10 64-bit
Pada beberapa komputer, Windows Defender mungkin tidak aktif karena sebelumnya pengguna memasang antivirus pihak ketiga.
Untuk mengaktifkannya kembali, lakukan langkah berikut:
- Buka Start Menu.
- Ketik Windows Security.
- Klik aplikasi Windows Security.
- Pilih Virus & threat protection.
- Klik Manage settings.
- Aktifkan opsi Real-time protection.
Setelah fitur tersebut aktif, Windows Defender akan kembali melakukan pemantauan terhadap aktivitas yang berpotensi membahayakan komputer.
Cara Download Dan Update Windows Defender
Walaupun aplikasi utamanya sudah tersedia di Windows 10, database keamanan atau definisi virus tetap perlu diperbarui secara rutin.
Berikut cara memperbarui Windows Defender:
- Buka Settings.
- Pilih Update & Security.
- Klik Windows Update.
- Pilih Check for updates.
- Tunggu hingga proses pembaruan selesai.
Pembaruan Windows biasanya juga akan mengunduh update keamanan terbaru untuk Microsoft Defender.
Selain melalui Windows Update, Anda juga dapat membuka menu:
Windows Security > Virus & threat protection > Protection updates
Kemudian klik Check for updates.
Dengan database keamanan terbaru, Windows Defender dapat mengenali ancaman malware yang lebih baru.
Cara Scan Virus Menggunakan Windows Defender
1. Quick Scan
Quick Scan digunakan untuk memeriksa area penting pada sistem Windows yang paling sering menjadi target malware.
- Buka Windows Security.
- Pilih Virus & threat protection.
- Klik Quick scan.
Proses ini biasanya lebih cepat dibandingkan pemindaian penuh.
2. Full Scan
Full Scan akan memeriksa seluruh file dan area penting pada komputer.
- Buka Windows Security.
- Klik Virus & threat protection.
- Pilih Scan options.
- Pilih Full scan.
- Klik Scan now.
Proses Full Scan dapat membutuhkan waktu lebih lama, tergantung jumlah file dan kapasitas penyimpanan komputer.
3. Custom Scan
Custom Scan memungkinkan pengguna memilih folder atau lokasi tertentu yang ingin diperiksa.
Fitur ini berguna apabila Anda baru saja mengunduh file dari internet dan ingin memastikan file tersebut aman.
Mengapa Windows Defender Tidak Bisa Aktif?
Ada beberapa penyebab Windows Defender tidak dapat diaktifkan pada Windows 10 64-bit.
1. Ada Antivirus Lain yang Terpasang
Windows biasanya akan menonaktifkan perlindungan aktif Microsoft Defender ketika antivirus pihak ketiga sedang digunakan.
Solusinya adalah menghapus antivirus tersebut jika ingin kembali menggunakan Windows Defender.
Setelah antivirus dihapus, lakukan restart komputer dan periksa kembali Windows Security.
2. Windows Belum Diperbarui
Versi Windows yang terlalu lama dapat menyebabkan masalah pada fitur keamanan.
Buka menu Settings > Update & Security > Windows Update, kemudian lakukan pembaruan sistem.
3. File Sistem Windows Bermasalah
Jika Windows Defender mengalami error, Anda dapat mencoba memeriksa file sistem menggunakan Command Prompt.
Buka Command Prompt sebagai Administrator, lalu jalankan perintah berikut:
sfc /scannow
Tunggu hingga proses pemeriksaan selesai, kemudian restart komputer.
4. Layanan Keamanan Tidak Berjalan
Masalah juga dapat terjadi apabila layanan keamanan Windows mengalami gangguan.
Tekan tombol:
Windows + R
Kemudian ketik:
services.msc
Pastikan layanan keamanan Windows berjalan dengan normal.
Kelebihan Windows Defender Windows 10 64-bit
Gratis
Anda tidak perlu membeli lisensi tambahan untuk menggunakan perlindungan dasar dari Microsoft Defender.
Terintegrasi dengan Windows
Karena merupakan bagian dari sistem Windows, proses penggunaan dan pembaruannya menjadi lebih mudah.
Real-Time Protection
Windows Defender dapat memantau file dan aktivitas yang berjalan di komputer secara langsung.
Update Otomatis
Database keamanan dapat diperbarui melalui Windows Update sehingga perlindungan dapat mengikuti ancaman terbaru.
Tidak Perlu Instal Antivirus Tambahan
Untuk penggunaan sehari-hari, banyak pengguna cukup menggunakan Microsoft Defender tanpa harus memasang aplikasi antivirus tambahan.
Tips Agar Windows Defender Bekerja Maksimal
Agar komputer Windows 10 64-bit tetap aman, lakukan beberapa hal berikut:
- Selalu aktifkan Real-time protection.
- Rutin memperbarui Windows.
- Jangan mengunduh aplikasi dari situs yang mencurigakan.
- Hindari menggunakan software bajakan.
- Lakukan Quick Scan secara berkala.
- Gunakan Full Scan jika komputer terasa mencurigakan.
- Aktifkan perlindungan ransomware jika tersedia.
- Gunakan password yang kuat untuk akun Windows.
- Jangan sembarangan membuka file dari email yang tidak dikenal.
Kesimpulan
Bagi pengguna yang mencari download Windows Defender Windows 10 64-bit, sebenarnya Anda tidak perlu mengunduh aplikasi antivirus tersebut secara terpisah. Microsoft Defender sudah menjadi bagian dari Windows 10 dan dapat diakses melalui aplikasi Windows Security.
Yang paling penting adalah memastikan Windows 10 selalu diperbarui dan fitur Real-time protection aktif. Dengan perlindungan yang selalu diperbarui serta kebiasaan penggunaan komputer yang aman, Windows Defender dapat membantu menjaga komputer dari berbagai ancaman virus, malware, dan program berbahaya.
Jika Windows Defender tidak muncul atau mengalami masalah, coba lakukan Windows Update, hapus antivirus pihak ketiga, atau periksa file sistem Windows menggunakan perintah sfc /scannow.

Tinggalkan Balasan